Hipertensi

Bagaimana Cara Mencegah dan Mengobati Hipertensi? Lakukan Cara Ini.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit yang sudah umum diketahui. Penyebabnya adalah peningkatan tekanan darah pada dinding arteri saat jantung bekerja ataupun beristirahat.

Keberdaan penyakit hipertensi dalam diri seseorang sering tidak diketahui karena tidak menampakan gejala – gejala yang nyata.

Padahal, penyakit ini tergolong penyakit sangat berbahaya karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang mengancam nyawa seperti gagal ginjal, penyakit jantung, gangguan pada mata, stroke, dan lainnya.

Karena itu tidak sedikit penderita hipertensi yang langsung panik. Ada yang kemudian menaruh harapan besar pada pengobatan tradisional, yaitu terapi bekam.

Terapi bekam adalah pengobatan alternatif tradisional yang telah dikenal sejak lama di seluruh dunia. Dalam dunia Islam, Bekam adalah pengobatan sesuai dengan sunnah nabi.

“Kesembuhan bisa diperoleh dengan tiga cara : Dengan meminum madu, dengan pembekaman, dengan besi panas, dan aku melarang ummatku (menggunakan) pengobatan dengan besi panas”. (H.R. Bukhari)

Metode ini dipercaya dapat mengontrol dan mencegah penyakit tertentu, dan dapat digunakan untuk menjaga keseimbangan kerja tubuh.

Berdasarkan prosedurnya, bekam terbagi menjadi dua: bekam kering dan bekam basah. Di antara keduanya, bekam basah diduga memberikan hasil yang lebih baik daripada bekam kering.

Teknik bekam itu sendiri dilakukan dengan menempatkan gelas yang telah disedot di satu titik di area tubuh tertentu. Hal ini menyebabkan kulit dalam gelas menjadi tersedot, menghasilkan kemerahan yang nantinya dapat menyebabkan efek samping dalam bentuk memar atau lesi yang menonjol. Kemudian, dalam kasus bekam basah, lesi yang menonjol ini akan ditusuk menggunakan jarum atau pisau bedah steril untuk menghilangkan “darah kotor”.

Pada prinsipnya, terapi bekam bertujuan mengeluarkan plasma darah dan cairan yang telah tercampur dengan zat-zat berbahaya. Ini dipercaya akan mengeluarkan darah kotor penyebab penyakit dan yang mengandung racun.

Kaitannya dengan hipertensi, bekam diklaim berperan dalam mengurangi kadar lemak dan kolesterol jahat (LDL) yang mengendap di dinding pembuluh darah. Diharapkan sumbatan di bagian tubuh tersebut bisa berkurang.

Tidah hanya itu, bekam juga akan meningkatkan suplai darah ke lapisan dalam sel yang berperan memproduksi zat nitrit oksida (NO). Zat tersebut akan membantu peregangan dan pelebaran dinding pembuluh darah, sehingga akan menyebabkan turunnya tekanan darah.